Setiap pon berat bayi pada kelahiran menurunkan risiko pengembangan TB

Setiap pon berat bayi pada kelahiran menurunkan risiko pengembangan TB

Sumber : ScienceDaily

Hanya satu pon dapat membantu menghindarkan TB pada bayi yang baru lahir di kemudian hari.

Para peneliti di University of Michigan melihat berapa banyak perlindungan tambahan yang diberikan oleh berat bayi pada kelahiran terhadap risiko pengembangan penyakit pada kemudian hari. Mereka menemukan pada setiap 1,1 pon berat bayi pada waktu lahir menurunkan 46% risiko pengembangan TB di kemudian hari pada bayi kembar identik.

Hubungan antara berat lahir dan perkembangan TB lebih kuat pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan, dengan perempuan memiliki kecenderungan 16% lebih kecil kemungkinan untuk mengembangkan TB pada setiap 1,1 pon (500 gram) berat bayi pada lahir, kata Eduardo Villamor, penulis studi dan profesor di Um School of Public Health. Risiko menurun 87% untuk bayi laki-laki dari masing-masing pon.

Villamor bekerja dengan rekan-rekannya di Karolinska Institute di Swedia dan mulai penelitian sementara di Harvard. Temuan ini penting karena TB menginfeksi sekitar sepertiga dari penduduk dunia, dan hanya kedua setelah HIV pada angka kematian yang disebabkan oleh infeksi tunggal. Berat bayi lahir rendah adalah masalah yang lebih besar di negara berkembang, tetapi terjadi di mana-mana, katanya.

Terlalu dini untuk mengatakan jika pertumbuhan pralahir yang tidak cukup dapat menyebabkan TB, tapi temuan menunjukkan bahwa mungkin ini adalah kasusnya, kata Villamor. Faktanya adalah peneliti mempelajari bayi kembar dan bisa mengendalikan faktor genetik dan lingkungan yang banyak mempengaruhi perkembangan TB, mendukung hubungan sebab-akibat.

Studi ini juga membantu memahami asal-usul perkembangan kesehatan dan penyakit, Villamor mengatakan, yang merupakan fakta yang muncul.

“Pajanan pralahir pada lingkungan yang tidak mendukung, termasuk kekurangan gizi ibu, dapat memprogram apa yang akan terjadi di kemudian hari dalam hal kekebalan tubuh terhadap infeksi, kemungkinan melalui pemrograman sistem kekebalan tubuh,” kata Villamor. “Kajian ini merupakan contoh dari hal tersebut.”

Studi “Evidence for an effect of fetal growth on the risk of tuberculosis,” diterbitkan pada Journal Infectious Diseases edisi 1 Febuari 2010.

Referensi utama : Each Pound at Birth Lowers Risk of Developing Tuberculosis, Study Finds

CLINIC FOR CHILDREN
http://clinicforchildren.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s