Obesitas dan Diabetes Pada Kehamilan Beresiko Anak Autis

Banyak penelitian telah menemukan hubungan antara diabetes ibu dan gangguan perkembangan anak secara umum. Tetapi hanya sedikit menyelidiki kemungkinan hubungan antara autisme dan kondisi seperti diabetes dan obesitas selama kehamilan. Dalam studi yang telah dilansir dalam jurnal Pediatrics Mei 2012, yang berjudul “Kondisi Metabolik Ibu dan Risiko untuk Autisme dan Gangguan perkembangan saraf lainnya,” yang diterbitkan secara online 9 April. Peneliti telah mengamati  1.004 anak usia 2 sampai 5 tahun terdaftar dalam Resiko Autisme Anak dari Genetika dan Lingkungan. Dalam kelompok itu, 517 anak memiliki autisme, 172 anak-anak memiliki gangguan perkembangan lain, dan 315 yang berkembang biasanya.

Laporan penelitian sejenis ini yang pertama kali diterbitkan, hubungan yang kuat antara kondisi metabolik selama kehamilan (diabetes, obesitas dan hipertensi), dan gangguan spektrum autisme atau keterlambatan perkembangan. Ibu obesitas memiliki 1,6 kali kesempatan memiliki anak dengan autisme, dan lebih dari dua kali lebih mungkin untuk memiliki anak dengan gangguan perkembangan lain. Ibu dengan diabetes adalah 2,3 kali lebih mungkin untuk memiliki anak dengan keterlambatan perkembangan.

Anak dari ibu dengan diabetes juga dilakukan lebih rendah pada tes bahasa dan komunikasi dibandingkan dengan anak dari ibu tanpa kondisi metabolik. Penulis penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan tingkat obesitas dan diabetes dapat langsung berhubungan dengan masalah perkembangan saraf pada anak, dan bahwa data tersebut, oleh karena itu, meningkatkan kekhawatiran serius kesehatan masyarakat.

Diabetes kehamilan

Diabetes mellitus pada kehamilan dalam istilah kedokteran disebut diabetes mellitus gestasional. Diabetes mellitus ini mungkin hanya berlangsung selama kehamilan tetapi dapat juga berlanjut meski sudah tidak hamil lagi. Pengertian diabetes melitus adalah suatu penyakit atau gangguan kesehatan yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah. Tingginya kadar gula karena kurang maksimalnya pemanfaatan gula oleh tubuh sebagai sumber energi karena kurangnya hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas atau tidak berfungsinya hormon insulin dalam menyerap gula secara maksimal oleh sebab itu penyakit ini juga biasa disebut atau didefinisikan sebagai penyakit gula darah.

Menurut penelitian sekitar 40-60 persen ibu yang mengalami diabetes mellitus pada kehamilan dapat berlanjut mengidap diabetes mellitus setelah persalinan. Disarankan agar setelah persalinan pemeriksaan gula darah diulang secara berkala misalnya setiap enam bulan sekali.

Penyakit diabetes melitus yang biasa dikenal dengan kencing manis ataupun penyakit gula ini dapat dibedakan menjadi 3 bagian yaitu : Diabetes Melitus Tipe 1, Diabetes Melitus Tipe 2 dan Gestational Diabetes Mellitus

Pada orang normal, karbohidrat yang berupa makanan yang mengandung zat tepung ketika dikonsumsi akan diubah menjadi glukosa dalam saluran pencernaan, dengan bantuan insulin Glukosa ini kemudian akan dibawa oleh darah keseluruh tubuh dan masuk kedalam sel untuk dimanfaatkan sebagai energi.

Pada penderita diabetes mellitus gula tidak dapat atau sukar masuk ke dalam sel. hal ini disebabkan karena kelenjar pankreas memproduksi insulin kurang dari yang dibutuhkan atau bisa juga disebabkan karena aktivitas reseptor insulin menurun sehingga sel tidak dapat memberikan respon yang baik terhadap insulin walaupun insulinnya berkecukupan sehingga kadar glukosa dalam darah meningkat.

Pada penderita Diabetes melitus tipe 1 dikenal sebagai diabetes yang tergantung insulin. tipe ini berkembang jika sel-sel beta pankreas memproduksi insulin terlalu sedikit atau bahkan tidak memproduksi sama sekali. Jenis ini biasanya muncul sebelum usia 40 tahunan bahkan termasuk pada usia anak-anak.

Autis

Autisme adalah suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir ataupun saat masa balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau komunikasi yang normal. Akibatnya anak tersebut terisolasi dari manusia lain dan masuk dalam dunia repetitive, aktivitas dan minat yang obsesif. (Baron-Cohen, 1993). Menurut Power (1989) karakteristik anak dengan autisme adalah adanya 6 gangguan dalam bidang: interaksi sosial, komunikasi (bahasa dan bicara), perilaku-emosi, pola bermain, gangguan sensorik dan motorik dan perkembangan terlambat atau tidak normal.

Gejala ini mulai tampak sejak lahir atau saat masih kecil; biasanya sebelum anak berusia 3 tahun. Autisme dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder R-IV merupakan salah satu dari lima jenis gangguan dibawah payung PDD (Pervasive Development Disorder) di luar ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) dan ADD (Attention Deficit Disorder).

Referensi:

  • Paula Krakowiak, Cheryl K. Walker, Andrew A. Bremer, Alice S. Baker, Sally Ozonoff, Robin L. Hansen, Irva Hertz-Picciotto,  Maternal Metabolic Conditions and Risk for Autism and Other Neurodevelopmental Disorders. Pediatric Published online  April 9, 2012

Supported By:

MEDIA INDONESIA SEHAT GRoW UP CLINIC JAKARTA Yudhasmara Foundation GRoW UP CLINIC I Jl Taman Bendungan Asahan 5 Bendungan Hilir Jakarta Pusat 10210, phone (021) 5703646 – 44466102 GRoW UP CLINIC II MENTENG SQUARE Jl Matraman 30 Jakarta Pusat 10430, Phone (021) 44466103 – 97730777 email : judarwanto@gmail.com  http://growupclinic.com http://www.facebook.com/GrowUpClinic Creating-hashtag-on-twitter@growupclinic

“GRoW UP CLINIC” Jakarta Focus and Interest on: *** Allergy Clinic Online *** Picky Eaters and Growup Clinic For Children, Teen and Adult (Klinik Khusus Gangguan Sulit Makan dan Gangguan Kenaikkan Berat Badan)*** Children Foot Clinic *** Physical Medicine and Rehabilitation Clinic *** Oral Motor Disorders and Speech Clinic *** Children Sleep Clinic *** Pain Management Clinic Jakarta *** Autism Clinic *** Children Behaviour Clinic *** Motoric & Sensory Processing Disorders Clinic *** NICU – Premature Follow up Clinic *** Lactation and Breastfeeding Clinic *** Swimming Spa Baby & Medicine Massage Therapy For Baby, Children and Teen ***
Professional Healthcare Provider “GRoW UP CLINIC” Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation curriculum vitae HP 085777227790 PIN BB 235CF967   Clinical – Editor in Chief : Dr WIDODO JUDARWANTO, pediatrician email : judarwanto@gmail.com curriculum vitae   Creating-hashtag-on-twitter: @WidoJudarwanto www.facebook.com/widodo.judarwanto Mobile Phone O8567805533 PIN BB 25AF7035

We are guilty of many errors and many faults. But our worst crime is abandoning the children, neglecting the fountain of life.
Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider
Copyright © 2013, Media Indonesia Sehat  Information Education Network. All rights reserved

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s