Terapi Herbal Dari Cina Untuk Anak Sulit Makan

Terapi Herbal Dari Cina Untuk Anak Sulit Makan

imageSalah satu keterlambatan penanganan masalah tersebut adalah pemberian vitamin tanpa mencari penyebabnya sehingga kesulitan makan tersebut terjadi berkepanjangan. Akhirnya orang tua berpindah-pindah dokter dan berganti-ganti vitamin tapi tampak anak kesulitan makannya tidak membaik. Dalam keadaan frustasi yang berkepanjangan akhirnya sebagian orangtua beralih pada pengobatan alternatif diantaranya pemberian obat herbal atau tanaman obat. Pemilihan terapi herbal ini dapat menjadi pilihan karena resiko terjadinya efek samping lebih kecil dan biayanya lebih ekonomis.

Pengobatan tradisional dengan menggunakan zat herbal atau tumbuh-tumbuhan telah diyakini oleh beberapa pakar obat tradisional. Disamping aman bagi tubuh obat tradisional juga relatif lebih murah. Meskipun relatif aman pemberian ramuan tradisional harus hati-hati terutama anak di bawah 1 tahun. Sebaiknya pemberian tersebut harus dikonsultasikan kepada dokter anak yang merawat. Sampai sejauh ini penelitian ilmiah tentang khasiat obat tradisional untuk pengobatan kesulitan makan pada anak masih belum banyak dilakukan. Tetapi terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan kandungan dan khasiat dari zat aktif obat tradisional tersebut yang dapat mempengaruhi fungsi saluran cerna dan fungsi organ tubuh lainnya.

Pemberian makan pada anak memang sering menjadi masalah buat orangtua atau pengasuh anak. Keluhan tersebut sering dikeluhkan orang tua kepada dokter yang merawat anaknya. Lama kelamaan hal ini dianggap biasa, sehingga akhirnya timbul komplikasi dan gangguan tumbuh kembang lainnya pada anak. Sering juga terjadi penderita kesulitan makan mengalami ”overdiagnosis Tuberkulosis” atau diobati sebagai infeksi tuberkulosis yang belum tentu benar diderita anak.image

Faktor kesulitan makan pada anak inilah yang sering dialami oleh sekitar 25% pada usia anak, jumlah akan meningkat sekitar 40-70% pada anak yang lahir prematur atau dengan penyakit kronik. Kesulitan makan bukanlah diagnosis atau penyakit, tetapi merupakan gejala atau tanda adanya penyimpangan, kelainan dan penyakit yang sedang terjadi pada tubuh anak. Pengertian kesulitan makan adalah jika anak tidak mau atau menolak untuk makan, atau mengalami kesulitan mengkonsumsi makanan atau minuman dengan jenis dan jumlah sesuai usia secara fisiologis (alamiah dan wajar), yaitu mulai dari membuka mulutnya tanpa paksaan, mengunyah, menelan hingga sampai terserap dipencernaan secara baik tanpa paksaan dan tanpa pemberian vitamin dan obat tertentu. Gejala kesulitan makan pada anak meliputi kesulitan mengunyah, menghisap, menelan makanan atau hanya bisa makanan lunak atau cair. Memuntahkan, menyembur-nyemburkan makanan yang sudah masuk di mulut atau makan berlama-lama dan memainkan makanan. Lebih berat didapatkan sekali tidak mau memasukkan makanan ke dalam mulut atau menutup mulut rapat. Keluhan yang sering menyertai adalah tidak menyukai banyak variasi makanan

Terapi Herbal Cina 

  1. Ashwagandha juga dikenal sebagai somnifera adalah tanaman nightshape dalam genus Withania, keluarga Solanaceae , asli ke bagian kering dari India , Afrika Utara , Timur Tengah, dan Mediterania . Telah dianggap sebagai ginseng India dan digunakan dalam pengobatan Ayurvedic lebih dari 3000 tahun untuk mengobati tumor dan kelenjar TBC , bisul , kehilangan memori , dan bisul dan dianggap sebagai jamu anti – stres , kognisi – fasilitator , anti – inflamasi dan anti – penuaan . Menurut artikel dari ” lakton steroid dari somnifera , tanaman kuno untuk novel obat ” oleh Mirjalili MH , Moyano E , Bonfill M , Cusido RM , Palazón J. . Akar ashwagandha dapat digunakan untuk mengobati stres dan antioksidan penyebab anorexia nervosa
  2. Fenugreek Fenugreek dapat digunakan untuk mengobati penyebab redical bebas dari anoreksia nervosa , Dalam studi total fenolat dan aktivitas antioksidan dari fenugreek , teh hijau , teh hitam , biji anggur , jahe , rosemary , pegagan , dan ekstrak ginkgo menemukan bahwa total fenolat dari ekstrak tanaman, ditentukan dengan metode Folin – Ciocalteu , berkisar 24,8-92,5 mg asam klorogenat setara / g bahan kering . Kegiatan antioksidan ekstrak metanol ditentukan dengan pengukuran diena terkonjugasi metil linoleat adalah 3,4-86,3 % . Aktivitas antioksidan dari ekstrak menggunakan lemak ayam dengan instrumen stabilitas oksidatif ( 4,6-10,2 jam waktu induksi ) , menurut ” Jumlah fenolat dan aktivitas antioksidan dari fenugreek , teh hijau , teh hitam , biji anggur , jahe , rosemary , pegagan , dan ekstrak ginkgo , vitamin E , dan ters – butylhydroquinone “oleh Rababah TM , Hettiarachchy NS , Horax R.
  3. milk thistle Dalam pengamatan dari ekstrak aktif milk thistle , silymarin , adalah campuran dari flavonolignans dan efek antioksidan menemukan bahwa Paparan terhadap cahaya berkurang secara signifikan tumbuh pertumbuhan dan secara signifikan meningkatkan kandungan polifenol dan kapasitas antioksidan . Kandungan polifenol adalah 30 % lebih tinggi pada benih yang berasal dari perbungaan ungu dibandingkan dari yang putih . Dengan demikian kita menemukan milk thistle menjadi sumber calon yang baik dari kecambah dimakan sehat, menurut ” Potensi milk thistle ( Silybum marianum L. ) , seorang asli Israel , sebagai sumber kecambah dimakan kaya antioksidan ” oleh Vaknin Y , Hadas R , Schafferman D , Murkhovsky L , Basan N.
  4. Catnip Catnip adalah untuk menenangkan saraf dan menenangkan sistem pencernaan. Alkohol ekstrak catnip memiliki efek biphasic pada perilaku anak muda. Tingkat dosis rendah dan sedang ( 25-1800 mg / kg ) menyebabkan peningkatan jumlah anak ayam untuk tidur , sementara tingkat dosis tinggi ( misalnya di atas 2 g / kg ) penyebab penurunan anak ayam untuk tidur , menurut penelitian dari ` Efeknya dari ekstrak etanol catnip ( Nepeta cataria ) pada perilaku cewek muda ` oleh Sherry CJ , Hunter PS .

Pemberian vitamin dan pemberian terapi herbal tertentu sering dilakukan oleh orang tua atau dokter sebagai terapi alternatif pada kasus kesulitan makan pada anak. Tindakan ini bukanlah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah, bila tidak disertai dengan mencari penyebabnya. Kadangkala pemberian tersebut justru menutupi penyebab gangguan tersebut, kalau penyebabnya tidak tertangani tuntas maka keluhan tersebut terus berulang. Bila penyebabnya tidak segera terdeteksi maka anak akan tergantung dengan pemberian vitamin atau terapi herbal tersebut. Padahal bila tidak waspada akan terdapat efek samping dari pemberian obat-obatan dan vitamin dalam jangka waktu yang lama.

Tampaknya terapi herbal tidak berpotensi menimbulkan efek samping dan relatif lebih aman dibandingkan obat. Tetapi, pemberian terapi herbal pada anak-anak dalam jangka panjang masih belum dilakukan penelitian lebih jauh. Sebaiknya untuk pemberian jangka panjang harus dikonsultasikan dengan dokter anak. Beberapa anak ditemukan mendapatkan reaksi simpang makanan terhadap produk herbal tertentu seperti jeruk nipis dan gula jawa. Gangguan tersebut berupa batuk dan diare. Bila setelah diberikan terapi herbal mengalami efek samping sebaiknya terapi tersebut harus dihentikan segera.

Selain mengatasi penyebab kesulitan makan sesuai dengan penyebab, harus ditunjang dengan cara pemberian makan yang sesuai untuk anak dengan kesulitan makan pada anak. Karena anak dengan gangguan makan kebiasaan dan perilaku makannya berbeda dengan anak yang sehat lainnya. Keadaan ini biasanya terjadi jangka panjang, pada beberapa kasus seperti alergi makanan keadaan akan membaik setelah usia setelah usia 5-7 tahun. Pada kasus penyakit coeliac atau intoleransi makanan terjadi dalam waktu yang lebih lama bahkan tidak sedikit yang terjadi hingga dewasa

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s