Steve Jobspun Terjerat Terapi Alternatif, Padahal Kanker Neuroendokrin Bisa Diobati

 

Steve Jobspun Terjerat Terapi Alternatif, Padahal Kanker Neuroendokrin Bisa Diobati

Steve Jobspun Terjerat Terapi Alternatif, Padahal Kankernya Bisa Diobati

Orang sepintar dan sehebat Steve Jobspun terjerat dengan terapi alternatif. Saat divonis terkena tumor neuroendokrin sejenis kanker pankreas pada Oktober 2003, Steve Jobs pernah mengaku ia tidak langsung melakukan pengobatan secara medis tapi mencoba terapi alternatif berupa perawatan herbal. Pendiri Apple yang meninggal 5 Oktober 2011 dalam usia 56 tahun itu baru mau melakukan operasi 9 bulan setelah divonis kanker. Padahal kanker ganas tersebut termasuk yang berjalan lambat dan relatif bisa diobati

Dalam buku biografi yang berjudul ‘Steve Jobs’ karya Walter Isaacson, ditulis Jobs menunda operasi selama 9 bulan setelah didiagnosis menderita tumor neuroendokrin pada Oktober 2003. Tumor neuroendokrin merupakan jenis kanker pankreas yang relatif jarang dan biasanya tumbuh lebih lambat dan bisa diobati.

Dalam buku tersebut dijelaskan juga bahwa Jobs dipengaruhi oleh seorang dokter yang mengelola sebuah klinik terapi alternatif. Ia disarankan untuk puasa jus, pembersihan usus dan pendekatan lainnya yang belum terbukti secara ilmiah manfaatnya. Setelah gagal dalam terapi alternatif itu akhirnya Jobs melakukan pengobatan secara medis dan menjalani operasi pada Juli 2004.

Untuk meredam kankernya, Jobs mencoba diet vegan, akupunktur, obat herbal dan perawatan lain yang ia temukan secara online dan bahkan berkonsultasi dengan paranormal.

Menurut Profesor pengobatan komplementer pertama di dunia, Edzard Ernst tidak semua pengobatan alternatif aman dan berkhasiat digunakan. Beberapa pengobatan yang belum terbukti bahkan bisa membuat nyawa pasien terlambat ditolong, salah satunya pada Steve Jobs yang disebutnya sebagai korban homeopati.

Prof Edzard Ernst menyerukan agar obat-obatan komplementer (pelengkap) dapat diuji dengan lebih ketat. Menurutnya obat-obatan alternatif yang belum terbukti berkhasiat telah berkontribusi pada banyak kematian orang di dunia, termasuk pendiri dari Apple Inc, Steve Jobs.

“Steve Jobs menunda operasinya untuk kanker pankreas, karena memilih menggunakan pengobatan yang belum terbukti pada akhirnya. Homeopati benar-benar harus diselidiki, melihat kematian kanker Steve Jobs yang benar-benar tragis,” ujar Prof Edzard Ernst, profesor pengobatan komplementer pertama di dunia, saat konferensi Australasian Pharmaceutical Science Association di University of South Australia, seperti dilansir Perthnow, Rabu (14/12/2011).

Menurut Prof Ernst, pengobatan komplementer yang belum terbukti dapat menyesatkan pasien yang akibatnya bisa sangat berbahaya. Ia meminta pengujian terhadap obat-obatan tradisional bisa lebih diperketat. “Australia adalah salah satu kelompok pengguna tertinggi secara global. Sekitar 50 persen dari populasi umum menggunakan beberapa bentuk pengobatan komplementer,” lanjutnya.

Ia mendukung beberapa obat komplementer yang sudah terbukti seperti St John’s wort, namun tidak untuk homeopati, aromaterapi, obat herbal, obat bunga Bach dan terapi magnetik.Menurutnya, kebanyakan informasi yang salah tentang homeopati telah memberikan kontribusi terhadap kematian, kemungkinan termasuk pada Steve Jobs, yang meninggal karena kanker pankreas pada bulan Oktober. “Masalah yang mengerikan, kesalahan informasi, kurangnya peraturan dan pengujian klinis. Pengobatan ini harus diuji dengan cara yang persis sama dengan yang kita lakukan untuk obat lain. Hanya ada satu ilmu pengetahuan dan tidak ada alternatif untuk ilmu pengetahuan,” tegas Prof Ernst.

Prof Ernst mengatakan klaim bahwa terapi alternatif bekerja yang dibuat tanpa bukti adalah suatu tindakan yang tidak bertanggung jawab dan kriminal. Homeopati adalah bentuk pengobatan alternatif di mana praktisi kesehatan akan mengobati pasien dengan menggunakan prinsip penyakit dapat disembuhkan dengan bahan alami yang mungkin jadi penyebabnya.

Obat homeopati diklaim bekerja bersama dengan sistem kekebalan tubuh dan mempertahankan diri dari serangan penyakit. Artinya homeopati dapat merangsang meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi, mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi tanpa efek samping. Obat homeopati mengobati secara keseluruhan, baik fisik, emosi dan mental.

Provided By

FARMASI OBAT INDONESIA Yudhasmara Foundation email : farmasiobat@gmail.com  http://farmasiobat.com  http://www.facebook.com/GrowUpClinic Creating-hashtag-on-twitter@growupclinic

Supported By: GRoW UP CLINIC JAKARTA Yudhasmara Foundation GRoW UP CLINIC I Jl Taman Bendungan Asahan 5 Bendungan Hilir Jakarta Pusat 10210, phone (021) 5703646 – 44466102 GRoW UP CLINIC II MENTENG SQUARE Jl Matraman 30 Jakarta Pusat 10430, Phone (021) 44466103 – 97730777email : judarwanto@gmail.com   http://growupclinic.com http://www.facebook.com/GrowUpClinic Creating-hashtag-on-twitter@growupclinic
“GRoW UP CLINIC” Jakarta Focus and Interest on: *** Allergy Clinic Online *** Picky Eaters and Growup Clinic For Children, Teen and Adult (Klinik Khusus Gangguan Sulit Makan dan Gangguan Kenaikkan Berat Badan)*** Children Foot Clinic *** Physical Medicine and Rehabilitation Clinic *** Oral Motor Disorders and Speech Clinic *** Children Sleep Clinic *** Pain Management Clinic Jakarta *** Growth Development Behaviour Clinic *** Children Behaviour Clinic *** Motoric & Sensory Processing Disorders Clinic *** NICU – Premature Follow up Clinic *** Lactation and Breastfeeding Clinic *** Swimming Spa Baby & Medicine Massage Therapy For Baby, Children and Teen ***
Professional Healthcare Provider “GRoW UP CLINIC” Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation curriculum vitae HP 085777227790 PIN BB 235CF967  Clinical – Editor in Chief : Dr WIDODO JUDARWANTO, pediatrician email : judarwanto@gmail.com curriculum vitae Creating-hashtag-on-twitter: @WidoJudarwanto www.facebook.com/widodo.judarwanto Mobile Phone O8567805533 PIN BB 25AF7035

We are guilty of many errors and many faults. But our worst crime is abandoning the children, neglecting the fountain of life.
Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider

Copyright © 2013, Farmasi Obat,  Information Education Networking.  All rights reserved

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s